Beli Itu Kalah

Beberapa minggu lalu, saya sempat membaca tulisan Glenn Marsalim yang dimuat di Linimasa. Tentang gimana orang-orang jadi “lumpuh” karena terbiasa “membeli”. Saya sendiri pernah menyaksikan betapa kagetnya murid saya setelah dia nanya, “Lagi ngapain, Pak?” dan saya jawab, “Ngejahit baju.” Pernah juga, ketika saya dan teman-teman sekantor mengenakan topeng kardus di Pasar Seni ITB 2014, banyak pengunjung lain yang berkomentar, “Topengnya bagus. Beli di mana?” Tapi, begitu tahu topeng-topeng itu buatan kami sendiri, ketertarikan mereka langsungĀ menguap. Pedih ya.

Lanjut?

Bikin Masalah? Ahzeg!

Awal-awal nyoba Arduino, saya semacam terbang merem. Hukum Ohm? Lupa. Hukum sirkuit Kirchhoff? Apalagi! Solder-menyolder (walau awalnya nggak langsung kepake), baca nilai resistan pada resistor, bahkan apa dan bagaimana komponen pembentuk Arduino saja saya nggak paham.

Lalu, gimana dong?

Amplop, Sistem Kelola Uang untuk Para Pemalas

Sejak lulus SMA dan bisa cari uang sendiri, terutama sepanjang masa freelancing, pengelolaan uang saya sederhana. Sesederhana hari ini invoice cair, besoknya nawar MacBook. Sesederhana siang dapet bonus, sorenya berangkat ke BEC untuk beli Nintendo 3DS. Nyatet arus kas tiap hari? Yaelah, gimana bayar kosan tiap bulan aja wallahualam.

Ebuset! Gimana dong?

Persistence Of Vision dan Sedikit Sejarah

Beberapa hari terakhir di tahun 2014, saya mulai nyoba-nyoba Arduino. Sebenernya, sebelum jadi programmer, saya sempet tertarik dengan elektronik, tepatnya sekitar akhir SMP. Lantaran nggak pernah ada yang bisa ditanyain dan saya males nyari alatnya, akhirnya saya sekadar baca-baca dan ngintip buku kumpulan skematik.

Lalu?

Tugas Utama Game Designer

Kemarin saya akhirnya berhasil mendefinisikan tugas utama game designer, profesi yang mulai saya geluti sejak Agustus 2014.

Ternyata, game designer merumuskan masalah bahkan sebelum masalah itu muncul, lalu memilih pendekatan paling efektif untuk memecahkannya.

Kata kuncinya: “…sebelum masalah muncul.”

Nah lho. Jadi, game designer adalah tukang cari-cari masalah dong?

Begitulah.

Kecuali kalau sudah jadi living legend. Tugasnya nambah 1 lagi: Mamam enyak tiap hari. *PLAKKK