Kencan Akhir Pekan: Main-Main dengan Air-Dried Clay
Akhir pekan kemarin saya dan suami main-main dengan air-dried clay. Lanjutkan membaca “Kencan Akhir Pekan: Main-Main dengan Air-Dried Clay”
Akhir pekan kemarin saya dan suami main-main dengan air-dried clay. Lanjutkan membaca “Kencan Akhir Pekan: Main-Main dengan Air-Dried Clay”
Awal-awal nyoba Arduino, saya semacam terbang merem. Hukum Ohm? Lupa. Hukum sirkuit Kirchhoff? Apalagi! Solder-menyolder (walau awalnya nggak langsung kepake), baca nilai resistan pada resistor, bahkan apa dan bagaimana komponen pembentuk Arduino saja saya nggak paham.
Wiken kemarin, kakanda mengajak saya bikin automata. Saya belum pernah bikin sebelumnya, jemari saya nggak se-crafty kakanda, dan bahan-bahan yang dibutuhkan kurang kumplit. Dengan segala keterbatasan itu, eh kami berhasil dong!
Beberapa hari terakhir di tahun 2014, saya mulai nyoba-nyoba Arduino. Sebenernya, sebelum jadi programmer, saya sempet tertarik dengan elektronik, tepatnya sekitar akhir SMP. Lantaran nggak pernah ada yang bisa ditanyain dan saya males nyari alatnya, akhirnya saya sekadar baca-baca dan ngintip buku kumpulan skematik.